Warta Metropolitan, Blog Warta Indonesia

Aksiku - Toko Buku Bekas Online

Selasa, Juli 19, 2011

Seimbangkan Kadar Kolesterol Dengan Berolahraga

PestaBaca.info - Pendekatan olahraga yang dilakukan secara rutin, ternyata mampu membantu menurunkan kadar kolesterol LDL (Low-Density Lipoprotein) yang tinggi, yang berarti tidak hanya dapat membantu memangkas timbunan kolesterol jahat dalam tubuh, juga menghindari diri dari serangan penyakit, khususnya penyakit kardiovaskular (jantung koroner, stroke, gangguan pembuluh darah tepi).

Dari 40 persen penelitian membuktikan, bahwa olahraga dapat meningkatkan kolesterol baik yakni HDL (High-Density Lipoprotein) sebesar 4,6 persen, menurunkan LDL hingga 5,0 persen, dan mengurangi 2-3 persen resiko penyakit jantung koroner dan stroke.

Sementara itu, hubungan antara olahraga dan kolesterol berdampak pada efek langsung dan tidak langsung, dimana dari efek langsungnya, olahraga dapat meningkatkan aktivitas enzim yang memetabolisme lipoprotein di liver, sehingga tidak menimbulkan penimbunan LDL di dinding pembuluh darah.

Sedangkan efek tidak langsungnya, seseorang dengan gangguan obesitas dapat menurunkan berat badannya yang juga akan membantu menurunkan kadar kolesterol.

Jenis olahraga yang dapat dilakukan untuk membantu menyeimbangkan HDL dan LDL, adalah olahraga yang melibatkan otot-otot besar tubuh, seperti paha, lengan atas dan pinggang.

Jenis olah yang dapat dilakukan adalah jalan cepat, bersepeda, senam aerobik, dan berenang, kata dr. Rachmat Wishnu Hidayat, SpKO, Dokter Spesialis Olahraga Fakultas Kedoteran Universitas Indonesia, dalam acara konferensi pers 'Tahukah Anda: LDL Si Pembunuh Misterius', beberapa waktu lalu, di Jakarta.

Untuk hasil yang maksimal, idealnya latihan dilakukan lima kali seminggu, selama 30 menit (diluar pemanasan dan pendinginan). Namun, dr. Rachmat mengungkapkan jika bagi seorang pemula, bisa memulainya 2-3 kali dalam seminggu, lalu 3-5 kali seminggu, dan setiap hari.

Dalam 12 minggu latihan yang dilakukan secara rutin dan berkelanjutan, maka hasilnya baru akan terlihat, dimana akan ada perbaikan profil lipid dan pembakaran kalori sebanyak lebih dari 2000 kcal per minggu, dengan target 200-300 menit latihan per minggu.

Oleh karena itu, dibutuhkan kesabaran untuk mencapai target yang diharapkan, karena semua proses latihan dibutuhkan tahapan-tahapan yang kontinyu dan konsistensi bagi yang melakukannya.(Dee)


[hanyawanita.com]

0 Comments:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.